Selasa, 22 Januari 2013

Makalah Ulumul Qur'an


MAKALAH
ULUMUL QUR’AN
Makalah ini disusun untuk memenuhi
Tugas Mata Kuliah Study Qur’an /Ulumul Qur’an
Dosen Pembimbing :
Muh. Khozin Kharis, H. S.Ag, M.H




Disusun Oleh :
Abdul Fatah
Yully Guntur Anggodo Putra
Muri



PROGRAM EKONOMI SYARI’AH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DARUSSALAM
( STAIDA )
BLOKAGUNG – TEGALSARI – BANYUWANGI
2012



KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur penulis haturkan kepada Allah SWT yang masih memberikan nafas kehidupan, sehingga penulis dapat menyelesaikan pembuatan makalah dengan judul “study Qur’an/ulumul Qur’an”. Tidak lupa shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW yang merupakan inspirator terbesar dalam segala keteladanannya. Tidak lupa penulis sampaikan terima kasih kepada dosen mata kuliah Study Qur’an/Ulumul Qur’an, Muh. Khozin Kharis, H. S.Ag, M.Hyang telah banyak memberikan kepada kami berbagai ilmu tentang ilmu Ulumul Qur’an khususnya kepada kami mahasiswa semester I Reguler. Semoga apa yang beliau ajarkan kepada kami menjadi manfaat dan menjadi amal jariyah bagi beliau di Akherat kelak. Amiin.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Hadis Pendidikan. Dalam makalah ini akan dibahas beberapa pembahasan mengenai Isi kandungan Al – qur’an, Fungsi Al – qur’an, Al – qur’an sebagai syari’at, dan Mushaf Al – qur’an.
Akhirnya penulis sampaikan terima kasih atas perhatiannya terhadap makalah ini, dan penulis berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca yang budiman pada umumnya. Tak ada gading yang tak retak, begitulah adanya makalah ini. Dengan segala kerendahan hati, saran-saran dan kritik yang konstruktif sangat penulis harapkan dari para pembaca guna peningkatan pembuatan makalah pada tugas yang lain dan pada waktu mendatang.



Banyuwangi, 22 Januari 2013
Penulis

Hormat kami

                                                                                                                                                            



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......................................................................................................... i
DAFTAR ISI..................................................................................................................... ii
BAB I     PENDAHULUAN.................................................................................................. 1
A. Latar Belakang................................................................................................ 1
B. Tujuan Penuisan............................................................................................. 1
D. Sistematika Penulisan..................................................................................... 1
C. Rumusan Masalah........................................................................................... 1
BAB IIPEMBAHASAN....................................................................................................... 2
A. Isi Kandungan Al – qur’an................................................................................ 2
B. Fungsi Al – qur’an............................................................................................ 3
C. Al – qur’an Sebagai Sumber Syari’at................................................................. 5
D. Mushaf Al – qur ‘an......................................................................................... 7
BAB III PENUTUP............................................................................................................ 9
A. Kesimpulan..................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 10




BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Al-Qur’an diturunkan Allah SWT pada bulan Ramadhan. Oleh karna itu, umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan ini. Bukan berarti tidak membaca di bulan selain Ramadhan tetapi bagaimana supaya di dalam bulan Ramadhan lebih diperbanyak lagi membaca Al-Qur’an.
Al-Qur’an yang memang betul-betul dipahami, bukan saja dibaca akan melahirkan tokoh-tokoh Islam yang beriman dan mampu menciptakan perubahan dalam masyarakat demi kemajuan suatu negeri. Dicontohkan disini, negara Islam Iran yang mampu melahirkan banyak tokoh Islam yang cendekia sehingga keberadaannya disegani oleh Amerika karna mampu menciptakan senjata seperti nuklir. Amerika dibuat waspada oleh adanya ilmuan-ilmuan Islam ini.
Sebenarnya banyak ilmu pengetahuan yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Akan tetapi, kebanyakan dari kita hanya membacanya saja tanpa mau memahami isi yang terkandung di dalamnya. Di bulan Ramadhan, banyak orang-orang berlomba mengkhatamkan Al-Qur’an. Sebenarnya bukan mengkhatamkan yang diutamakan akan tetapi menelaah dan mempelajari Al-Qur’an yang sangat dianjurkan agar tidak terjadi kesalahpahaman memaknai Islam seperti yang terjadi belakangan ini dimana banyak timbul aliran-aliran sesat yang mengatasnamakan Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
Banyak timbul perpecahan di dalam umat Islam salah satunya adalah tidak memahami kandungan ayat Al-Qur’an seperti yang telah penulis katakan di atas. Kebanyakan dari mereka hanya membaca tapi tidak mempelajari. Sebagai masukan, pelajarilah Al-Qur’an agar kita semua umat Islam dapat bersatu kembali seperti pada masa Nabi.

B. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mempelajari tentang Al – qur’an
2. Untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang Al – qur’an
3. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Study Qur’an/Ulumul Qur’an

C. Rumusan Masalah
Adapun yang kami jelaskan di sini rumusan masalahnya sebagai berikut:
1. Apa isi kandungan Al – qur’an?
2. Apa fungsi Al – qur’an?
3. Bagaimana Al – qur’an sebagai sumber syari’at?
4. Apa Mushaf Al – qur’an?

D. Sistematika Penulisan
Makalah ini disusun dengna sistematika pembahasan yang meliputi: BAB I : PENDAHULUAN Menyajikan latar belakang masalah, tujuan penulisan, rumusan masalah dan sistematika penulisan; BAB II : PEMBAHASAN Membahas tentang Isi kandungan Al – qur’an, Fungsi Al – qur’an, Al – qur’an sebagai sumber syari’at, Mushaf Al – qur’an. BAB II : PENUTUP menyajikan kesimpulan dan saran.




BAB II
PEMBAHASAN

A. Isi Kandungan Al – qur’an
1.    Aqidah / Akidah
Aqidah adalah ilmu yang mengajarkan manusia mengenai kepercayaan yang pasti wajib dimiliki oleh setiap orang di dunia. Alquran mengajarkan akidah tauhid kepada kita yaitu menanamkan keyakinan terhadap Allah SWT yang satu yang tidak pernah tidur dan tidak beranak-pinak. Percaya kepada Allah SWT adalah salah satu butir rukun iman yang pertama. Orang yang tidak percaya terhadap rukun iman disebut sebagai orang-orang kafir.
2.    Ibadah
Ibadah adalah taat, tunduk, ikut atau nurut dari segi bahasa. Dari pengertian "fuqaha" ibadah adalah segala bentuk ketaatan yang dijalankan atau dkerjakan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Bentuk ibadah dasar dalam ajaran agama islam yakni seperti yang tercantum dalam lima butir rukum islam. Mengucapkan dua kalimah syahadat, sholat lima waktu, membayar zakat, puasa di bulan suci ramadhan dan beribadah pergi haji bagi yang telah mampu menjalankannya.
3.    Akhlaq / Akhlak
Akhlak adalah perilaku yang dimiliki oleh manusia, baik akhlak yang terpuji atau akhlakul karimah maupun yang tercela atau akhlakul madzmumah. Allah SWT mengutus Nabi Muhammd SAW tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memperbaiki akhlaq. Setiap manusia harus mengikuti apa yang diperintahkanNya dan menjauhi laranganNya.
4.    Hukum-Hukum
Hukum yang ada di Al-quran adalah memberi suruhan atau perintah kepada orang yang beriman untuk mengadili dan memberikan penjatuhan hukuman hukum pada sesama manusia yang terbukti bersalah. Hukum dalam islam berdasarkan Alqur'an ada beberapa jenis atau macam seperti jinayat, mu'amalat, munakahat, faraidh dan jihad.
5.    Peringatan / Tadzkir
Tadzkir atau peringatan adalah sesuatu yang memberi peringatan kepada manusia akan ancaman Allah SWT berupa siksa neraka atau waa'id. Tadzkir juga bisa berupa kabar gembira bagi orang-orang yang beriman kepadaNya dengan balasan berupa nikmat surga jannah atau waa'ad. Di samping itu ada pula gambaran yang menyenangkan di dalam alquran atau disebut juga targhib dan kebalikannya gambarang yang menakutkan dengan istilah lainnya tarhib.
6.    Sejarah-Sejarah atau Kisah-Kisah
Sejarah atau kisah adalah cerita mengenai orang-orang yang terdahulu baik yang mendapatkan kejayaan akibat taat kepada Allah SWT serta ada juga yang mengalami kebinasaan akibat tidak taat atau ingkar terhadap Allah SWT. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sebaiknya kita mengambil pelajaran yang baik-baik dari sejarah masa lalu atau dengan istilah lain ikibar.
7.    Dorongan Untuk Berpikir
Di dalam al-qur'an banyak ayat-ayat yang mengulas suatu bahasan yang memerlukan pemikiran menusia untuk mendapatkan manfaat dan juga membuktikan kebenarannya, terutama mengenai alam semesta.



B. Fungsi Al – qur’an
1. Sebagai mukjizat nabi Muhammad untuk membuktikan, bahwa nabi muhammad adalah nabi dan rasul Allah, dan sebagai bukti bahwa al-Quran adalah firman  Allah, bukan ucapan (ciptaan) Nabi Muhammad sendir
Dalam bahasa Arab, mukjizat berasal dari kata ‘ajz yang berarti lemah, kebalikan dari qudrah (kuasa). Sedangkan i’jaz berarti membuktikan kelemahan. Mu’jiz adalah sesuatu yang melemahkan atau membuat yang lain menjadi lemah, tidak berdaya. Setiap mukzijat biasanya turun untuk memberikan tantangan bagi situasi zaman itu. Ketika pada zaman Nabi Musa para tukang sihir sangat berkuasa dan mereka mencapai puncak kemampuannya dalam ilmu sihir, Nabi Musa datang dengan membawa mukjizat yang mampu melumpuhkan tipu daya para tukang sihir tersebut. Bukankah mukjizat berarti yang melumpuhkan atau yang membuat lemah? Rasulullah saw. pun hadir pada suatu zaman ketika sastra Arab mencapai puncak ketinggiannya. Beliau datang dengan Al-Quran yang memiliki gaya bahasa tingkat tinggi yang mampu melumpuhkan seluruh penyair yang ada pada zaman itu.
Syaikh Muhammad Abduh dalam kitabnya Risâlah at-Tauhîd mengungkapkan bagaimana ketinggian dan kemajuan bahasa dan sastra Arab ketika Al-Quran turun dan bagaimana Al-Quran mengalahkan semua keunggulan tersebut, ”Al-Quran diturunkan pada suatu masa di mana para ahli riwayat telah sepakat bahwa masa itu adalah masa yang sangat gemilang ditinjau dari segi bahasa. Pada masa itu ada banyak sekali ahli sastra dan ahli retorika (pidato).” Kemudian ia menuliskan tentang tantangan Al-Quran terhadap para ahli pidato tersebut, ”Benarlah bahwa Al-Quran itu suatu mukjizat. Telah berlalu masa yang panjang, generasi datang silih berganti, dan tantangan Al-Quran tetap berlaku, akan tetapi tidak seorang pun yang dapat menjawab tantangan tersebut. Semua kembali dengan tangan hampa karena lemah dan tiada berdaya.”
Keindahan gaya bahasa Al-Quran dan kerapihan susunan katanya tidak dapat ditemukan pada buku-buku bahasa Arab apa pun pada masa itu dan masa sesudahnya. Itulah mengapa, Al-Quran menjadi salah satu sebab terpenting bagi masuknya orang-orang pada masa Rasulullah saw. dan setelahnya ke dalam Islam, serta menjadi sumber hidayah bagi orang-orang pada masa sekarang dan masa yang akan datang. Umar bin Khathab masuk Islam setelah mendengar Al-Quran awal surat Thâhâ yang dibaca oleh adiknya Fathimah. Abul Walid, diplomat Quraisy waktu itu, terpaksa cepat-cepat pulang begitu mendengar beberapa ayat dari surat Fushshilat yang dikemukakan Rasulullah saw. sebagai jawaban atas usaha-usaha bujukan dan diplomasinya. Bahkan, seorang Abu Jahal pun, orang yang paling memusuhi Rasulullah saw., sampai tidak jadi membunuh Nabi karena mendengar surat Adh-Dhuha yang dibacakan oleh beliau.
Selain keindahan gaya bahasanya, ada petunjuk-petujuk sangat jelas lainnya yang memperlihatkan bahwa Al-Quran datang dari Allah Swt. dengan segala kemukjizatannya. Ayat-ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan misalnya, dapat meyakinkan setiap orang yang mau berpikir bahwa Al-Quran adalah firman-firman Allah Swt., tidak mungkin ciptaan manusia apalagi ciptaan Nabi Muhammad saw. yang ummi (QS 7:158) yang hidup pada awal abad keenam Masehi (571-632 M). Di antara ayat-ayat tersebut umpamanya: QS 39:6; QS 6:125; QS 23:12,13,14; QS 51:49; QS 41:11-41; QS 21:30-33; QS 51:7,49, dan lain-lain.
Ada pula ayat-ayat yang berhubungan dengan sejarah seperti tentang kekuasaan di Mesir, Negeri Saba’. Tsamud, ’Aad, Nabi Adam, Nabi Yusuf, Nabi Dawud, Nabi Sulaiman, Nabi Musa, dan sebagainya. Ayat-ayat ini dapat memberikan keyakinan kepada kita bahwa Al-Quran adalah wahyu Allah bukan ciptaan manusia. Ayat-ayat yang berhubungan dengan ramalan-ramalan khusus yang kemudian dibuktikan oleh sejarah seperti tentang bangsa Romawi, berpecah-belahnya Kristen, dan lain-lain juga menjadi bukti lagi kepada kita bahwa Al-Quran adalah wahyu dari Allah Swt. yang disampaikan melalui lisan utusan-Nya. (QS 30:2,3,4; QS 5:14).
2. Sebagai pembenar kitab-kitab suci sebelumnya, yakni Taurat, Zabur, dan Injil.
3. sebagai pengukuh (penguat) yang  mengukuhkan dan menguatkan kebenaran2  para nabi dan rasul sebelum nabi muhammad
4. Sebagai pembimbing yang lurus
5. Sebagai pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi yang meyakininya.
Sebagai pedoman hidup, Al-Qur’an banyak mengemukakan pokok-pokok serta prinsip-prinsip umum pengaturan hidup dalam hubungan antara manusia dengan Allah dan mahluk lainnya. Di dalamnya terdapat peraturan-peraturan seperti: beribadah langsung kepada Allah Swt. (QS 2:43,183,184,196,197; QS 11:114), berkeluarga (QS 4:3, 4,15,19,20,25; QS 2:221; QS 24:32; QS 60:10,11), bermasyarakat (QS 4:58; QS 49:10,13; QS 23:52; QS 8:46; QS 2:143), berdagang (QS 2:275,276,280; QS 4:29), utang-piutang (QS 2:282), kewarisan (QS 2:180; QS 4:7-12,176; QS 5:106), pendidikan dan pengajaran (QS 3:159; QS 4:9,63; QS 31:13-19; QS 26:39,40), pidana (QS 2:178; QS 4:92,93; QS 5:38; QS 10:27; QS 17:33; QS 26:40), dan aspek-aspek kehidupan lainnya yang oleh Allah Swt. dijamin dapat berlaku dan dapat sesuai pada setiap tempat dan setiap waktu (QS 7:158; QS 34:28; QS 21:107). (vii)
Setiap Muslim diperintahkan untuk melakukan seluruh tata nilai tersebut dalam kehidupannya (QS 2:208; QS 6:153; QS 9:51). Sikap memilih sebagian dan menolak sebagian tata nilai itu dipandang Al-Quran sebagai bentuk pelanggaran dan dosa (QS 33:36). Melaksanakannya dinilai ibadah (QS 4:69; QS 24:52; QS 33:71), memperjuangkannya dinilai sebagai perjuangan suci (QS 61:10-13; 9:41), mati karenanya dinilai sebagai mati syahid (QS 3:157,169), hijrah karena memperjuangkannya dinilai sebagai pengabdian yang tinggi (QS 4:100, QS 3:195), dan tidak mau melaksanakannya dinilai sebagai zalim, fasiq, dan kafir (QS 5:44,45,47).
6. Sebagai pelajaran dan penerangan
7. Sebagai sumber segala macam aturan tentang hukum,sosial, dll.
8. Sebagai obat penyakit jiwa.
9. Sebagai korektor
Sebagai korektor, Al-Quran banyak mengungkapkan persoalan-persoalan yang dibahas oleh kitab-kitab suci sebelumnya, semacam Taurat dan Injil yang dinilai tidak lagi sesuai dengan ajaran yang telah diturunkan oleh Allah Swt. Ketidaksesuaian tersebut menyangkut sejarah orang-orang tertentu, hukum-hukum, prinsip-prinsip ketuhanan, dan sebagainya. (ix)
Ada beberapa contoh koreksian yang diungkapkan oleh Al-Quran terhadap kitab-kitab terdahulu tersebut, antara lain:
  • Tentang ajaran Trinitas (QS 5:73)
  • Tentang Nabi Isa (QS 3:49,59; QS 5:72,76)
  • Tentang peristiwa penyaliban Nabi Isa (4:157-158)
  • Tentang Nabi Luth (QS 29:28-30; QS 7:80-84) perhatikan (Genesis, 19:33-36)
  • Tentang Nabi Harun (QS 20:90-94) perhatikan (Keluaran, 37:2-4)
  • Tentang Nabi Sulaiman (QS 2:102; QS 27:15-44) perhatikan (Raja-Raja, 21:4-5) dan sebagainya.
Fungsi lain Al-Quran yang tidak kalah penting, adalah sebagai bukti kebenaran Nabi Muhammad saw., dan bukti bahwa semua ayatnya benar-benar dari Allah SWT.
C. Al – qur’an Sebagai Sumber Syari’at
Syari’ah (hukum) Islam satu-satunya agama yang diridhoi Allah SWT termasuk dalam kitab suci Al-Qur’an. Kebenaran dan kemurnian  adalah mutlak dan merupakan sumber dan tolak ukur dari seluruh kebenaran. Berlainan dengan kebenaran ilmiyah yang bersifat relatif dan subyektif, hanyalah berdasarkan indrawi dan akal manusia semata. Al-Qur’an mencakup semua bidan keilmuan.
Simak Firman Allah SWT :
“Tidak Kami tinggalkan sesuatu (kecuali ada) didalam Al-Qur’an.” (QS. Al-An’am : 38)

Dan Firman-Nya :
“Dan Kami turunkan kepadamu kitab Al-Qur’an untuk menerangkan segala sesuatu.” (QS. An-Nahl : 89)
Pada dasarnya syari’ah (hukum) mengandung 2 (dua) aspek, yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT (hubungan vertikal) yang disebut dengan ibadah dan hubungan antara sesama umat manusia (hubungan horisontal) yang disebut dengan muamalah.

Ruang lingkup muamalah meliputi masalah yang berhubungan dengan harta benda, social, kekeluargaan, hak dan kewajiban dan sebagainya. Aspek yang berhubungan dengan ibadah tercantum dalam Rukun Islam, yaitu :
1. Syahadat
Bahwa dengan mengucapkan dua kalimat syahadat (shahadatain) berarti seseorang itu telahmenjadi muslim dan kepadanya diperlakukan semua hukum Islam.
        Firman Allah SWT :
“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad itu adalah utusan Allah.”
Penjelasan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah Rasulullah adalah menjadi dasar keimanan bagi setiap pribadi muslim.
2. Sholat
Kewajiban sholat didalam kitab suci Al-Qur’an dengan tegas diperintahkan oleh Allah SWT.
       
 Firman-Nya :
“Dan dirikanlah sholat, sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”” (QS. Al-Ankabut : 45)
Sholat yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim adalah sholat yang lima waktu, yaitu sholat Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Isya. Sholat Jum’at diwajibkan sekali dalam seminggu. Selain dari sholat yang wajib, dianjurkan pula melaksanakan sholat-sholat sunat : seperti sholat rawatib, sholat Idain (Hari Raya Idhul Fitri dan Idhul Adha/Qurban), sholat Tahajud, tarawih, istikharah dan sebagainya.
Kafiat (cara-cara) sholat yang dilaksanakan umat Islam sesuai dengan sholat yang telah dilaksanakan (dipraktekan) oleh Nabi Muhammad SAW tanpa mengalami perubahan.
        Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku sholat.” (HR. Bukhari)
3.Zakat
Sesungguhnya ibadah sholat adalah merupakan ibadah pribadi setiap muslim, sedangkan ibadah zakat adalah berfungsi social untuk kemaslahatan umat. Kewajiban berzakat dijelaskan dalam Al-Qur’an.
        Perhatikan Firman Allah SWT :
“Ambillah zakat dari sebagian harta benda mereka, dengan zakat itu, kamu membersihkan mereka dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah : 103)
4.Puasa
Diantara rukun Islam yang lima adalah puasa bulan Ramadhan, hukum melaksakannya adalah wajib bagi setiap muslim yang sudah dewasa. Ibadah puasa membentuk akhlak yang mulia, disiplin, amanah dan sebagainya. Perasaan lapar dan dahaga akan menimbulkan jiwa social, karena dapat merasakan bagaimana kesulitan Fakir miskin yang selalu mengalami lapar, haus dan sebagainya. Kewajiban berpuasa dijelaskan dalam Al-Qur’an.
        Allah SWT berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)
            Ibadah puasa mengandung nilai yang sangat tinggi bagi kehidupan manusia, karena selain dari ibadah dapat membentuk insan taqwa. Pengertian taqwa adalah patuh dan tunduk kepada perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Selain dari pada itu ibadah puasa memberikan didikan kesehatan jasmani.
        Nabi Muhammad SAW bersabda :
“Berpuasalah agar kamu menjadi sehat.” (HR. Tabrani)
5.      Haji
Ibadah Haji wajib dilaksanakan satu kali seumur hidup bagi muslim yang mampu, melaksanakan Haji berikutnya hukumnya sunnat. Kewajiban menunaikan ibada Haji dijelaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an.
        Firman Allah SWT :
“Mengerjakan ibadah Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan kepadanya.” (QS. Al-Imran : 97)
            Ayat diatas mengandung pengertian bahwa kewajiban setiap muslim melaksanakan ibadah Haji dengan syarat :
  1. Sehat rohani dan jasmani
  2. Aman dalam perjalanan
  3. Mampu menyediakan biaya, baik bagi mereka yang melaksanakan ibadah Haji maupun bagi keluarga yang ditinggalkan.
D. Mushaf Al – qur’an
Istilah mushaf (mushhaf) tentu tidak asing bagi kaum Muslim. Saat mendengar kata tersebut, tidak seorang pun dari kaum Muslim yang akan berbeda tentang maksudnya, yakni mushhaf al-Qur'an.
Istilah mushhaf sendiri dibentuk dari kata shahîfah; bentuk jamaknya shahâ'if, shuhuf. Menurut Ibn Duraid dalam Jumhurah al-Lughah, shahîfah adalah kulit yang berwarna keputihan atau lembaran/lempengan tipis, untuk tempat menulis tulisan. Adapun menurut al-Jauhari dalam Ash-Shihah fî al-Lughah, shahîfah adalah al-kitab. Jadi, secara bahasa shahîfah—jamaknya shuhuf—bisa diartikan lembaran-lembaran tulisan.
Di dalam al-Quran kata shuhuf dinyatakan delapan kali di delapan ayat (QS Thaha [20]: 133; an-Najm [53]: 36; al-Muddatstsir [74]: 52; 'Abasa [80]: 13; at-Takwir [81]: 10; al-A'la [87]: 18, 19; al-Bayyinah [98]: 2). Maknanya adalah lembaran-lembaran, kitab-kitab terdahulu sebelum al-Quran dan catatan amal.
Adapun mushhaf, menurut Abu Hilal al-'Askari, penduduk Nejad membacanya mushhaf sedangkan penduduk Hijaz membacanya mishhaf. Menurut Ibn Duraid, bacaan mishsaf adalah bacaan menurut Bani Tamim, sedangkan bacaan mushhaf adalah bacaan penduduk Nejad. Menurut al-Fara' seperti dikutip oleh al-Jauhari, orang Arab susah menyebut dhammah maka mereka ubah mîm-nya menjadi kasrah, tetapi asalnya adalah dhammah. Mishhaf itu karena diambil dari ushhifa yang di dalamnya lembaran-lembaran dikumpulkan. Al-Azhari mengatakan, al-mushhaf disebut mushhaf, liannahu ushhifa yaitu yang dijadikan menghimpun lembaran-lembaran (shuhuf) yang tertulis di antara dua lembaran sampul. Karena itu, menurut ar-Raghib al-Ashfahani di dalam Mufradât, mushhaf adalah apa yang dijadikan menghimpun lembaran-lembaran yang tertulis.
Menurut Abu Hilal al-'Askari, mushhaf berbeda dengan kitâb. Kitâb bisa terdiri dari satu lembar saja atau sejumlah lembaran. Adapun mushhaf harus terdiri atas sejumlah lembaran. Ini adalah makna menurut bahasa.
Hanya saja, akhirnya istilah mushhaf itu secara tradisi digunakan untuk menyebut lembaran-lembaran tulisan al-Quran yang dikumpulkan pada masa Khalifah Abu Bakar. Berikutnya digunakan menyebut salinan mushhaf itu yang dibuat pada masa Khalifah Utsman bin Affan, dan secara khusus disebut Mushhaf Utsmani. Mushaf ini disepakati oleh para Sahabat sebagai satu-satunya master bagi penulisan mushaf al-Quran yang sah berlaku sejak saat itu hingga kiamat nanti. Kemudian kumpulan lembaran yang memuat tulisan seluruh al-Quran mulai surat al-Fatihah hingga an-Nas itu sering disebut mushaf saja. Jadi al-mushhaf adalah mushhaf al-Quran itu sendiri yang disalin berdasarkan master Mushaf Utsmani itu.




BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, maka kami dapat menyimpulkan bahwa al-Qur’an itu betul-betul datang dari Allah dan dinukil secara qat’iy (pasti). Oleh karena itu hukum-hukum yang terkandung di dalam Al-Qur’an merupakan aturan-aturan yang wajib diikuti oleh manusia sepanjang masa.
Garis-garis besar isi kandungan Al-Quranpokok-pokok isi kandungan Al-Quran ada lima:
1. Tauhid, kepercayaan pada allah swt, Malaikat-malaikatnya, Kitab-kitabnya, para Rasul-Nya, hari kemudian, Qadla dan Qadar yang baik dan buruk.
2.Tuntunan ibadat sebagai perbuatan yang menghidupkan jiwa tauhid.
3.Janji dan ancaman:Al-Quran menjanjikan pahala bagi orang yang mau menerima dan mengamalkan isi Al-Quran dan mengancam mereka yang mengingkarinya dengan siksa.
4.Hukum yang dihajati pergaulan hidup bermasyarakat untuk kebahagian dunia dan akhirat.
5.Inti sejarah orang-orang yang tunduk kepada allah,yaitu orang-orang yang shaleh seperti Nabi-nabi dan Rasul-rasul, juga sejarah mereka yang mengingkari agama allah dan hukum-hukumnya. Maksud sejarah ini ialah sebagai tuntunan dan tauladan bagi orang-orang yang hendak mencari kebahagian dan meliputi tuntunan akhlaq.
               



DAFTAR PUSTAKA

Abdul Djalal. 1997. Ulumul Quran. Surabaya: Dunia Ilmu.

Abdul Wahid Ramli. 2002. Ulumul Qur’an. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhammad  Hasbi. 2002. Ilmu-Ilmu Al-Qur’an. Semarang: Pustaka Rizki Putra.

Manna’ Khalil al-Qaththan. 1992. Study Ilmu-ilmu Quran. Cet. I (Penterjemah Drs. Mudzkir AS.). Bogor: Litera Antar Nusa.

Muhammad Zaini. 2005. Ulumul Qur’an Suatu Pengantar. Cet. 1. Banda Aceh: Yayasan Pena.

Quraish Shihab, dkk. 2001. Sejarah dan Ulumul Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Rosihon  Anwar. 2000. Ulumul Quran. Bandung: Pustaka Setia.

Shaleh. Asbabun Nuzul. Bandung: C.V Diponegoro. 1992

Subhi As-Shalih. 1985.Membahas Ilmu-Ilmu al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus.




by : Abdul Fatah (clark fath okcat cocolataek aceJRnHolly2 aisylainnow, aftah, afgan, abgan, ngab, n dul)



iya itu tadi contoh makalah ulumul qur'an/study hadits yg saya bisa bagikan pada postingan kali ini, semoga bermanfaat..






Sabtu, 22 Desember 2012

forbidden love


FORBIDDEN LOVE

By : Aftah Okcat




Luka menghiasi setiap perjalanan hidup,,
Luka pula membuat kita bertindak untuk adanya perubahan,,
Agar tak terulang ,,
Begitu takutnya diriku akan luka dari sebuah arti,,
Arti dari sebongkah kepedihan yang biasa orang sebut ”cinta”,,
Karna bagiku luka itu “cinta”,,
                Pagi – pagi sekali nisa pergi ke bandara cilikriwut palangkaraya bersama ayah dan ibunya, waktupun menunjukan bahwa pesawat yang akan di naiki nisa akan berangkat. Nisa tampil modis tapi tetep santun dengan pakaian muslimnya, sesampainya di bandara dengan waktu yang tersisa saat persiapan keberangkatan ibu nisa memberi nasihat padanya.
Ibu :“Nis,, inget pesan ibu ya,,, hati – hati disana, jangan tinggalkan shalat,” sambil mengusap kepala  nisa.“hmmm,, tetep jaga sikap, atitude, jangan sampai semua yang ibu dan ayah ajarkan selama ini hilang dengan pergaulan disana ya,, yang palinng penting tetep jaga keimanan”
Ayah :“Intinya kamu jangan ikut-ikutan pergaulan disana”.
Nisa :“ibu,, ayah,, tenang saja, nisa bisa jaga diri qo, yang penting doa dari ibu dan ayah biar nisa berhasil”. Memeluk kedua orang tuanya.
                Nisa terbang menuju surabaya untuk menempuh pendidikannya di sebuah universitas di surabaya, universitas yang selama ini sangat ingin ia belajar disana tepatnya di universitas As-salam. Setibanya di surabaya ia langsung menuju asrama tempat ia akan tinggal, ke esokan harinya dia pergi ke kampus untuk melakukan registrasi bersama teman satu kamarnya yang bernama milli.
Nisa :“Mili lihat – lihat lingkungan kampus ini dulu yuk,,”
Milli : “ok,, kita mulai darimana dulu ney,, “
Nissa :“perpus,,, gimana”
Nissa :“selalu”
Merekapun tertawa bersamaan karna banyak sekali kecocokan di antara mereka, disisi lain adnan cowo cool yang super sombong sedang sibuk bersama teman – temanya. Berbeda dengan nissa dan milli adnan dan teman – temanya lebih suka berfoya – foya, tak sengaja mereka dipertemukan dalam pertemuan yang unik.
Adnan :“woii,, bisa minggir ga sih”. Marah saat nissa dan milli berjalan berdampingan menghalangi jalan adnan.
Dony :“kerjain aja nan”.
Nissa :“maaf,,,”
Adnan :“kamu kira ini jalan nenek moyang kamu apa?!”. Ngebentak depan muka nissa.
Milli:“eh kita tu dah minta maaf ga usah kasar gitu dunk,,”
Adnan :“hezttt,, cewe sialan”
Nissa :“ayo mil pergi aja daripada ngurusin orang gila kaya dia”.
Adnan :“eh kamu bilang apa?!” . sebel melihat nissa pergi gitu aja.
                Melihat adnan marah – marah sendiri di kantin karena ada cewe yang berani ngelawan dia dony dan ajay memberi tantangan kedia untuk bisa naklukin cewe itu.
Ajay :“nan Gimana se kamu,, hehz qo seorang adnan bisa di cuekin bahkan di lawan ma cewe kaya dia”
Dony :“ia nan Kamu bakalan diem aja gitu?!”
Adnan :“diem kalian,, kalian tu bukanya membantu malah bikin tambah ruet!”
Dony :“gimana kalau kamu taklukin hatinya”
Adnan :“what!!,, aku?! Maksud kamu apa?!”. Marah mendengar saran temanya itu sambil memegangi kerah dony.
Dony :“tunggu bentar bray,, jangan emosi dulu, maksud aku bukan macarin dia beneran, tapi boongan”
Adnan : “maksudnya??”. Bingung..
Dony :“gini,, kamu pacarin dia setelah itu kamu buat dia patah hati, otomatis dia akan hancur dengan sendirinya”
Ajay :“aku rasa ide dony bagus, gimana kalau kita buat taruhan kalau kamu bisa dapetin dia dan bisa mutusin dia di waktu yang di tentukan kita bedua bakal ngasih mobil baru buat kamu,,, ya ngga don?,”
Dony :“ok.. gimana kamu berani ngga nan?”
Adnan :“hmmz,, okk fine,, itu mudah bagi aku,,” tersenyum dengan keyakinnanya.
Ajay :“jangan seneng dulu, kalau kamu gagal kamu yang harus beliin kami mobil dan masing – masing lho”.
Adnan :“Cuma itu? Ok,,” dengan kesombongnya.
Pagi – pagi sekali seperti biasa nissa hendak pergi ke toko bunga untuk mengganti bunga yang ada di kamarnya, dia terkejut saat melihat di depan asramanya ada bunga bersama potnya yang di tujukan padanya, di kampus ia masih kepikiran tentang kiriman bunga itu.
Milli :“niss kenapa si?,, qo dari tadi diem mulu,, masih kepikiran ma bunga itu?
Nissa :“kira – kira siapa ya mil?” sambil duduk di bangku taman.
Milli :“dah ngga usah di pikirin paling orang iseng”. Menyusul duduk di sebelah nissa.
Adnan :“cantik,, gimana bunganya suka?” . yang tiba – tiba nongol dari belakang mereka.
Nissa :“kamu! Jadi bunga itu dari kamu?”
Adnan :“yupz,, kenapa suka?”
Nissa :“apa suka,, kamu pikir aku sama kaya cewe – cewe yang dah kamu gombalin itu?, kamu salah”
Adnan :“ apa,, hey aku nglakuin itu karna aku mau minta maaf ma kamu”.
Nissa :“soal apa? Soal kemarin,, dah aku maafin, ayo mil”. Pergi meninggalkan adnan gitu ajah.
                Di kantin adnan mulai ngomel – ngomel sendiri di depan teman – temanya.
Ajay :“kenapa bray,, gagal?” sambil makan makananya.
Adnan:“kayaknya aku make cara lain buat naklukin dia”.
Dony : “yakin bener kamu,, emang apa rencanamu?”
                Adnan melakukan berbagai cara untuk bisa dapetin hati nissa, sampai akhirnya dia dapat peluang untuk lebih deket dengan nissa karna dia mendapat tugas untuk melakukan sebuah observasi pasar tentang sebuah produk.
Nissa :“nan ini modul yang harus kamu pelajari tentang apa yang harus kita kerjakan besok di lapangan.”Sambil duduk di depan adnan di meja perkuliahan.
Adnan :“sebanyak ini?” megeluh.
Nissa :“ia lah,, kenapa ?”
Adnan :“bagi aku berat semua ini kamu bisa bantu aku”. Menatap nissa. “aku belum pernah ngerjain tugas dengan serius”.
Nissa :“emang apa yang selama ini kamu lakuin?.”
Adnan :“emang kamu selalu serius ngelakuin semua ini?.” Sambil menodongkan modul kerja pada nissa.
Nissa :“bukan hanya itu,, semua yang ada di hidup itu harus di jalani dengan serius,”
Adnan :“alesanya?”
Nissa :“kepo banget se kamu,, heheh,,”. Menggoda adnan. “adnan kita tuh hidup Cuma sekali, coba kamu lihat orang di luar sana yang tidak seberuntung kita, yang tidak sebahagia kita,,,,,,,”
Adnan : “hemmmz,,,”
                                Adnanpun terlarut dalam lantunan tuturbahasa nissa yang sedang menasihati adnan, ia tak sadar kalau ternyata dia sedang berempati pada nissa, Ia tak sadar kalau ia mulai tertarik pada nissa, merekapun semakin akrab, hari – hari mereka lalui bersama hingga adnan berniat untuk menyatakan cintanya itu.
Adnan :“gimana jalan –jalan hari ini?”. menghentikan langkah nissa di alun – alun kota.
Nissa :“hmmmz,, mnrut kamu?”. senyum.
Adnan : “ayo jawab gimana jalan – jalan hari”.
Nissa :“kamu mau tau aja apa mau tau banget?? Heheh,,?”. Berlari menjauhi adnan.
Adnan :“hey,, ayo jawab,, aduh gerimis lagi”. Menengadah keatas merassakan hujan akan datang turun.
Nissa :“adnan menurut kamu?”. Melihat adnan mendekat.
Adnan :“nissa menurut kamu gimana dengan kita?”. Memegang tangan nissa.
Nissa :“maksud kamu??”. Menatap keseriusan raut wajah adnan.
Adnan :“i love you,,,”. Nada pelan tapi meyakinkan.
Nissa :“adnan,, kita baru,,,”. Terhenti saat adnan menutup mulutnya dengan telunjuknya.
Adnan :jangan katakan itu, aku hanya ingin kamu ucapkan kalau kamu cinta aku juga, semua terlihat dari matamu.”
                Merakapun berpelukan dalam derasnya hujan, mereka menjadi pasangan yang sangat serasi bahkan itu membuat iri pasangan yang lain, tiada hari tanpa ada curahan kasih sayang yang saling mereka berikan.
Milli :“cantik bener ,, mau pergi lagi”. Sambil merapikan meja buku saat melihat nissa sedang merapikan baju yang ia kenakan.
Nissa :“he-em,,, “. Senyum menahan bahagia.
Milli :“sendiri lagi dech aku,,”. Mengeluh.
Nissa : “milli kamu ngga sendiri qo,, kan ada kucing tu,heheheh”. Buru - buru keluar kamar meninggalkan milli.
Milli :“nissaaaaaa,,,,, kamu tu ngga lucu..”. menyusul nissa keluar.
Nissa :“makanya punya pacar heheheh,,, jaga kamar ea,,”. Tertawa sambil menuruni tangga asrama.
Milli :‘‘nissa kamu tu,,”.
                Tapi sayang kebahagiaan itu mulai sirna saat nissa tau kalau adnan hanya mempermainkanya saja walau sebenarnya adnan telah benar – benar jatuh cintanya padanya.
Dony :“hebat kamu nan, kamu bisa dapetin hati nissa secepat itu,,” sambil menuruni tangga kampus.
Ajay :“kapan kamu bakal mutusin dia nan??” sambil memegangi pundak adnan.
Dony :“nan qo diem aja,,” melihat adnan yang diem seolah kebinngungan. “jangan – jangan kamu jatuh cinta beneran sama nissa ea?!”
Adnan :“kalian apa – apaan se ngga mungkin lah aku jatuh cinta sama nissa,,”. Terlihat wajah yang meragukan. “tunggu aja nanti, aku Cuma belum ada kesempatan aja buat mutusin dia, dah ayo bentar agie kelas masuk”.
Di taman nissa sedang menangis, ternyata ia menengar pembicaran adnan dan teman – temanya di tangga, ia baru sadar bahwa ia hanya untuk bahan taruhan adnan dan teman – temanya.
Milli :“nissa,,, kamu kenapa”. Khawatir. “qo kamu nyuruh aku cepetan kesini dan nutup telepon gitu aja,,.
Nissa :“huhuhu,, “menangis tersedu
Milli :“nissa ”. nada lirih sambil memegangi tangan nissa. “nis sebenarnya ada apa?”.
Nissa :“adnan mil , dia tu bohongi aku”.
Milli : “makdusnya”.
Nissa :“dia tu Cuma mempermainkan aku aja mil, aku Cuma di buat taruhan aja , sakit mil,, sakit banget mil rasanya.” Menangis tersedu
Milli :“kenapa jadinya kaya ginni,”. Mengusap air mata nissa.“mungkin ada salah paham diantara kalian, udah nanti pasti bisa di selesaiin ea”. Meyakinkan nissa.
                Pulang kuliah seperti biasa adnan menunggu nissa untuk mengajaknya pulang bareng dia, ia bingung saat bertemu denganya nissa tidak mendatanginya bahkan ia tak memandangnya sama sekali, ia sibuk dengan obrolanya bersama milli.
Adnan :“hay nis, pulang bareng,,” terdiam saat melihat nissa mengacuhkanya. “nis, qo jalan terus, katanya hari ini mau ke toko buku bareng”.
Nissa :“apa menurutmu penting bagiku pulang bareng kamu”. Dengan sinisnya.
Adnan :“niss qo nada kamu kasar, ada apa se,,”. Melihat nissa pergi begitu aja tanpa mendengarkanya. “mill ada apa seh sebenarnya”. Menarik tangan milli.
Milli :“anu,, ehhh,, kamu bener – bener ngga tau apa massalahnya.”
Nissa : “milli,,! Ayo,, ngapain ngurusin oang seperti dia,”. Menarik tangan milli.
Adnan :“nissa ,, tolong jelasin ke aku, apa yang sebenarnya terjadi,”. Mencoba menghentikan langkah nissa..
Nissa :“minggir,,!!”
Adnan :nis,,”.
Nissa :“minggir aku bilang, erghhh,,”. Sebel dengan sikap adnan yang terus menahanya. “kamu mau tau apa salahmu, tanya sendiri  dengan diri kamu dan permainanmu sama teman – temanmu itu,.”. menepis pundak adnan dan pergi berlalu meninggalkanya bersama milli.
                Adnan sadar bahwa rahasianya telah terbongkar, ia menyesal,  ia terus berusaha untuk menyakinkan dan menjelaskan pada nissa kalu cintanya itu  murni, bahkan ia membawa teman – temanya untuk membantu menjelaskanya, tapi itu semua sia – sia karna hati nissa sudah terlanjur terluka, bahkan ia tak memperdulikan saat rintik hujan membasahi tubuh adnan yang sedang berlutut memohon maaf di depan asrama nissa.
Adnan :“nissaaaaaa,, aku minta maaf” kata yang terus ia ucapkan berulang kali.
Milli :“niss,, apa kamu ngga keterlaluan, di luar hujan nis,”. Memdekati nissa yang sedang asyik membaca buku di atas tempat tidur. “nis,, kamu dengerin aku ngga sih,, erhg,, terserah kamu dech kalu ada apa – apa sama adnan aku ngga mau tau,”.
                Nissa tetap dengan pendirianya walaupun ia khawatir dengan apa yang akan terjadi pada adnan, ia hanya melihat adnan dan ikut merasakan dinginya hujan yang di rasakan adnan dari jendela kamarnya.
Adnan akhirnya menyerah, ia sadar bahwa kesalahanya meman tidak bisa di maafkan, ia hanya bisa berharap suatu saat akan ada harapan untuknya bisa menebus semua kesalahan dan mengulang cerita cinta indah mereka yng kini rusak akibat kesalahanya.
                Hari – hari mereka lalui dengan perasaan yang sangat berat,mereka harus melihat tanpa bisa menyentuh. Cinta mereka sangat agung walau kini hanya menjadi sebuah kenangan,  tapi cinta itu abadi dalam lubuk hati mereka karna cinta mereka suci.
                Tak di sangka orang tua adnan telah menjodohkanya dengan putri sahabat ibunya dan itu membuat adnan semakin tertekan.
Mamah adnan :“sayang,,,, lagi baca apa’’. Yang tiba – tiba datang bersama papahnaya menemui adnan yang sedang baca buku di kamar.
Adnan :“ mamah, papah”.
Mamah adnan : ‘’nan mamah dan papah mau ngomong penting sama kamu bisa”. Menusap kepala adnan.
Adnan :“ngomong aja mah kaya ngga biasanya aja”. Yang terus terfokus pada bacaanya.
Mamah adnan :“ini berkaitan dengan masa depan kamu”.
Adnan :“maksud mamah”. Penasaran. “apa aku mau tetep di sekolahin di eropa, mah pah aku kan dah bilang aku ngga mau!!”.
Papah adnan :“bukan itu nan, gini temem mamah mu punya seorang putri”.
Adnan :“maksudnya”. Semakin penasaran.
Papah adnan:“kami berniat menjodohkanmu dengan putrinya”.
Adnan : “apa!!.. di jodohin, pah mah ini gila, kemarin sekolah di luar negri sekarang perjodohan, maksud papah mamah apa sih,”.
Mamah adnan : “kenapa kamu ngga mau, apa gara – gara gadis yang selalu kamu ceritain ke mamah itu??, mana sekarang dia? Bahkan wajahnya saja tak pernah mamah melihanya”.
Papah adnan :“nan coba kamu ngertiin kami, semua keinginanmu kami penuhi, bahkan untuk urusn pendidikan yang menurut kami  penting untukmu sebagai penerus keluarga kami bisa mentolerir, sekarang tolong untuk urusan jodoh bisa kamu penuhin”. Mencoba membujuk adnan.
Adnan :“ngertiin, terus yang ngertiin perasaanku saat ini siapa pah??!”.
Mamah adnan :“nan mamah yakin gadis ini cocok buat kamu dan bbaik buat kamu, karna mamah kenal sama dia”.
Adnan :“mah, pah,, hati adnan sekarang lagi hancur, kenapa adnan ngga pernah ngenalin nissa karna sekarang adnan kehilangan kesempatan untuk mencintainya , tapi sekarang kalian ingin aku melupakanya begitu saja??”. Berdiri tegas.
Papah adnan : “anak kurang ajar kamu, bicara kasar pada mamahmu”. Menampar adnan.
Mamah adnan :“papah,, cukup pah,,”. Memeluk adnan.  “adnan mamah kali ini saja turutin permintan mamah dan papah setidaknya kamu temun gadis ini dulu, mamah yakin gadis ini yang terbaek buat kamu”.
                Di sisi lain milla ternyata milla mengalami nasib yang sama dengan adnan ia haruz menikah dengan pria pilihan orang tuanya, itu yang membuat ia sedih.
Nissa :“hay,, ngelamun mulu, ngga baek lhho,”. Menepak pundak milli dari belakang. “kaynaknya sekarang galaunya pindah ney”.Sambil tersenyum. “mili,, senyum dunk da pa si?”. Melihat milli yang terus diam di sofa asramanya.
Milli :“aku di jodohin niss”. Menjawab dengan kesalnya.
Nissa :“apa,, di jodohin,, sama siapa??, qo bisa?”.
Milli :“yaitu nis aku ngga bisa bayangin harus tunangan dengan orang yang sama sekali aku ngga pernah liat wajahnya,”.
Nissa :“terus kamu harus melakukan tunangan itu gitu?? Tapi,, qo bisa”. Memegang tangan milli.
Milli :“mamahku bilang dia anak temen SMA nya dulu, nis aku harus gimana?.” Dengan mata berkaca – kaca.
Nissa :“mil,, kalau menurut aku ini keterlaluan, tapi kalau kamu menolakknya begitu aja berarrti kamu ngga menghargai perhatian orang tuamu dalam kehidupan kamu”.
Milli :“terus aku harus gimana niss,,??”.
Nissa : “menurut aku kamu temuin dulu orang itu kalau kamu sekiranya tidak cocok denganya kamu bisa ungkapin keluhanmu itu.”
                Pertemuan keluarga pun dilakukan untuk memperkenal antara milli dan calon tunanganya itu, milli yang selalu murung dan sedih selalu di dampingi oleh nissa dengan memberikan semangat dari lantai 2, pertemuan di mulai rasa gugup yang di rasakan milli dan nissa berubah menjadi rasa terkejut yang begitu hebat, karna tak disangka pria yang dijodohkan dengan milli adalah adnan.
                Pertemuan yang di harapkan formal berubah menjadi sunyi sebelum akhirnya adnan menyatakan penolakan pertunangan itu.
Adnan :“ngga!! ,,ini ngga bisa di terusin,,”. Berdiri sambil memukul meja.
Mamah adnan : “hust,, adnan kamu apa – apaan sih,”. Memgangi tangan adnan untuk menyuruhnya duduk.
Papah adnan :“adnan duduk!!”. Nada keras.
Adnan :“mah, pah, adnan ngga bisa, adnan ngga mau di jodohin sama milli, adnan ngga mau pah,”.
Milli :“mah, milli juga ngga mau mah”.
Mamah milli : “jeng gimana inni jeng,”.
Mamah adnan :“adnan pokoknya perjodohan ini harus di lanjutkan”. Menegaskan.
Adnan :“mah, mamah bilang gadis yang mau di jodohin sama adnan lebih baik dari nissa,, mana mah,, nissa jauh lebih baik dari dia mah,,.”
Mamah adnan :“adnan!!”.
Adnan : “mah, mamah belum ketemu nissa jadi mamah bilang dia yang terbaik buat adnan, itu salah mah”. Sambil berdiri . “mill kenapa kamu diem aja si mil, ayo bilang kalau kamu juga ngga setuju dengan perjodohan ini,”.
Milli :“kenapa sih kamu daritadi Cuma bisa membandingin aku dengaan nissa, kenapa kamu Cuma bisa ngerendahin aku di depan orangtua kita.” Sambil berdiri .”dari awal aku udah bilang aku ngga setuju tapi kenapa kenapa kaya gitu”. Duduk dan memelu ibunya sambil menagis
                Nissa hanya menagisi perdebatan mereka dari lantai 2, ia begitu terpukul dengan kebetulan yag tidak ia sangka – sangka dittambah lagi perdebatan mereka yang kaitanya saling menyalahkan satu sama lain.
                Milli menangis atas penghinaan yang di terimanya, ia berlari menuju lantai atas menuju kamarnya. Nissa dan milii menagis bersama di sunyinya kamar, menagisi semua keadaan yang terjadi begitu saja.
Milli merasa ia telah di rendahkan walaupun sebenarnya ia memang sedikit ada rasa dengan adnan, ia akhirnya meminta pada ibunya untuk melanjutkan perjodohan itu. Mendengar perjodohan akan di lanjutkan adnan marah dan menemui milli di rumahnya.
Milli :“silahkan duduk”. Dengan nada cuek. “ada apa??”
Adnan : “mil maksud kamu apa sih dengan semua ini???!”
Milli :“kenapa kamu ngga suka!!?”.
Adnan :“mil apa kamu masih marah sama kejadian waktu itu?, mil aku ngga ada niat ngelakuin itu, itu,, itu hanya supanya orang tuaku gagalin perjodohan ini mil ”. jelasnya.
Milli :“apa?!, kamu bilang hanya, kamu ngga mikirin perassan aku, kamu egois, kamu Cuma mentingin diri kamu dan niss doank”.
Adnan :“mil masa kamu ngga bisa ngertiin situasi ini sih?, aku ngga ada niat untuk banding – bandingin kamu dengan nissa bagi aku kalian sama sempurnanya”. Tambahnya.
Milli :“kalau gitu apa salahnya dengan perjodohan ini??”. Tegasnya.
Adnan :“apa?? Maksud kamu??”.
Milli :“tadinya aku coba abaikan perasaan ini, aku tolak perjodohan ini, tapi setelah melihat penjelasan kamu waktu itu membuat aku sadar bahwa begitu sempurnanya nissa dan begitu kurangnya aku, dan itu membuatku benci dengan semua ini,,!”.
Adnan :“milli , kamu ngomong apa sih,,??”.
Milli :“iya aku benci sama sahabatku sendiri, aku benci nissa”. Nada keras dan  menangis.
Adnan :“milli ??!!”.
Milli :“kamu ngga tau gimana rasanya Cuma hanya jadi seorang pendamping dari nissa, yang banyak mendapatkan perhatian dari semua orang, aku cape, tapi sekarang aku ngga mau mengalah lagi,”. Yakinya dengan perkatanya walaupun meneteskan air mata.
Adnan :“milli!!”. Menamparnya. “kenapa kamu jadi kaya gini??”. Memegangi kedua pundak milli.
Milli :“kamu yang membuat aku seperti ini”. Menagis. “nissa”. Melihat nissa yang ternyata sudah lama berada di pintu sambil menangis.
Adnan :“nissa,, tunggu!”. Mencoba menghentikan nissa yang pergi begitu saja. “tega kamu mil, aku ngga percaya kamu seperti ini”.Menyusul nissa keluar.


                Milli berubah menjadi pemurung, ia sehari hanya berada di kamarnya, ia tidak mau kembali keasramanya. Ibunya menelepon nissa untuk datang ke rumahnya  untuk membujuknya supaya mau kuliah lagi, walaupun dengan perasaan yang sangat berat ia datnag sesuai permintaan ibunya milli.
Mamah milli :“nissa akhirnya kamu datang, milli ngga mau makan dia di kamar terus, tolong kamu bujuk dia ya,,”. pintanya
Nissa :“ia tante aku coba, saya ke atas dulu ya tante”.
Mamah milli :“iya,, tolong ya nis”.
Nissa :“mil, mil kamu di dalam?”. Berhenti saat melihat milli sedang melakukan perawatan wajah.
Milli :“nisa,,”. Tersenyum dan mendatanginya. “sini nis,” menariknya. “menurut kamu krim yang mana yang bagus hmmz,, kalau ini yang mana bagus? Baju yang ini apa yang ini”. Tanyanya
Nissa :“ehhh, mil, kamu ngga papa?”. Khawatir nissa.
Milli :“ya ngga lah, aku bahagia karna kan sebentar lagi aku tunangan”. Tersenyum. “makanya aku harus rajin merawat tubuhku dan penampiilanku, akuu mau ketemuan hari ini sama adnan menurutmu baju yang mana yang bagus??”
Nissa :“ehhh”. Ragu hendak menjawab..
Milli :“kenapa niss? Kamu ngga suka!??, kenapa? Harusnya kamu bahagiakan ngelihat temenya bahagia”. Menetap tajam nissa.
Nissa :“mil ini bukan kamu, kamuuu,,, kamu kenapa sih?”.
Milli :“nis ayo kita akhiri masalah ini, kamu akan merelakan adnan buat aku kan seperti dulu aku merelakanya buat kamu??”.
Nissa :“mil,”.
Milli :“kenapa kamu ngga bisa?! “.
Nissa :“bukan gitu mil”. Jelasnya
Milli : “nis aku akan buat semua yang dulu ngga bisa aku dapetin jadi bisa, kamu bakal dukung aku kan?”.
Nissa :“mili”.
Milli :“keluar kamu dari kamarku, kamu  bukan sahabat aku, bahkan kamu ngga bisa ngelakuin itu buat aku,,”
Nissa :“milli dengerin aku dulu”
Milli :“keluar aku bilang!!!”. Dengan nada keras.
                Hubungan merekapun renggang, persahabatan yang selama ini mereka agungkan hancur hanya karna masalah cinta.
Di sisi lain adnan berusaha keras untuk menggagalkan perjodohan itu, tapi sayang semua itu sia – sia tanggal pertunangan telah di tentukan oleh kedua belah pihak, semua persiapan telah di persiapkan dengan matang.Undangan telah di sebarkan termasuk kepada nissa, mau  tidak mau adnan akhirnya bersedia menerima perjodohan walaupun berat terasa, ia ingin membahagiakan kedua orang tuanya mengingat semua itu belum pernah ia lakukan.
                Hari pertunanganpun telah tiba, berbeda dengan semua orang yang ada dalam acara itu milli dan adnan tampak murung dan hanya diam seperti ada sesutu yang mereka fikirkan, adnan sedang berfikir apakah dia bisa benar – benar mencintai milli seperti ia mencintai nissa?. Sedangkan milli sedang berfikir apakah benar tindakan yang telah ia lakukan sejauhh ini? Ia menyesal dengan semua tindakan yang telah ia perbuat, ia langsung bergegas menemui nissa saat tau kalu nissa tak menghadiri pertunanganya, ia mengkhawatirkan nissa. Melihat milli keluar dan akan menemui nissa adnan menyusulnya dan mengikutinya menggunakan mobil.
                Dalam perjalanan milli terus menagisi semua kesalahnya pada nissa, ia begitu menyesal.
Milli :“nis, nisa”. Khawatir melihat kamar asrama yang seolah sudah lama tak di tempati.
Riska :“milli”.
Milli :“ris dimana nissa?”. Terburu – buru menanyakanya.
                Dalam perjalanan ia terus kepikiran dengan perkataan dari riska yang mengatakan bahwa kamar mereka kosong dari seminggu yang lalu, ia terus bertanya – tanya dimana keberadaan nissa.
Ia khawatir dengan nissa, hingga akhirnya ia ingat tempat yang selalu ingin ia datangi dalam keadaan sedih maupun dalam keadaan bahagia yaitu tebing eden, ia langsung menuju kesana karna ia ingat perkataan nissa pada waktu itu “tebing eden tu sangat indah tapi juga menyeramkan mill,, heheh kayaknya cocok buat bunuh diri kalau lagi patah hati ya mil,, hahah”. Sesampainya di atas tebing eden milli langsung mencari nissa.
Milli :“nisaaaa,,, nissss, kamu dimana?”. Kata yang selalu dia ucapkan sambil Mengecek semua tempat.”nisa,, maafin aku, aku menyesal nis, nis aku mohon kembali nis”. Mengira kalau nissa bener telah bunuh diri di tebing itu. “nisaaaaaaaaa”.
Ia berkeliling di mengecek semua tempat tapitak ia temukan nissa, ia pun duduk di bawah pohon sambil menagis nissa yang ia kira telah meninggal.
Nissa :“milli”. Yang tiba – tiba muncul dan mendatanginya.
Milli :“nissa,, kamu,”. Langsung memeluk nissa sambil menangis. “aku kira kamu,, nis maafin aku”.
Merekapun berbincang cukup lama, nissa menceritakan babhwa dia telah tinggal di sekitar tebing eden sesuai dengan impianya, mereka terlihat bahagia setelah sekian lama masalah yang terjadi di antara mereka membuat persahabatan mereka terhalangi oleh kebencian.
Tak lama kemudian adnan menemui mereka, ternyata ia mengikuti milli dan sudah cukup lama mengawasi mereka.
Adnan :“nissa, milli”.
Nissa :“adnan”.
Milli : “adnan, kamu bisa disini?”.
Adnan :maaf tadi aku ngikutin kamu mill,”.
Nissa :“syukurlah kalian disini, mil seperti katamu aku adala sahabatmu seharusnya aku bisa ngelakuin apapun untuk sahabatnya, dan aku akan melakukan itu sekarang.” Memegang tangan milli.
Milli :“maksud kamu nis,,?”.
Adnan :“adnan kamu cinta sama aku kan? Kamu akan ngelakuin apapun demi aku kan?”
Adnan :“nis??”,,
Nissa : “tolong jaga milli, lindungi dia, dan cintai dia seperti kamu mencintai aku”. Memegang tangan adnan.
Milli :“nissa,, kamu ngmong apa sih?”.
Nissa :“milli siapapun yang bersama adnan diantara kita berdua itu sama, seperti kata adnan kita berdua sama, kita sempurna millii”.
Adnan :“nisa?”.
Nissa :“aku mohon nan, untuk yang satu ini dengerin aku, aku yakin kalian akan bahagia,, sema yang  di ucapin ibu kamu itu benar, kalian akan bahagia.”
Adnan :“bagaimana dengan kamu?”.
Nissa :“aku akan disini menunggu menunggu pangeran yang memang untuku, dan akan selalu menunggu”. Tersenyum. “heheh,,, mil ingat ya ingat ya janji kita, kita harus ngelahirin anak yang berbeda jenis kelaminnya, biar bisa kita jodohin” tersenyum.
Milli :“tapi nis!”. Berkaca – kaca.
Nissa :“mil, nan,,, bagiki merusak hubungan kalian adalah terlarang bagiku, jadi tolong jaga cinta kalian demi aku”. Menggandengkan tangan milli dan adnan. “udah kalian harus kembali ke acara pertunangan kalian, banyak yang menunggu disana, maaf aku ngga bisa hadir karna ada yang mau aku lakuin disini”.
                Milli dan adnan pun bertunangan  sesuai keinginan nissa, mereka akhirnya melanjutkan hubungan mereka kejenjang pernikahan. Sedangkan nissa masih menuggu dan menunggu seseorang yang akan datang dan menemuinya di bawah pohon di tebing eden dan menjadi pangeran dalam hatinnya sesuai impiianya.
Aku ingin cintaku seperti lilin,,
Yang merelakan api melelehkanya,,
Karna cintaku tak mampu sesederhana api membakar kayu menjadi abu,,
Aku ingin mencintaimu dengan segala ke egoisanmu,,
Seperti bumi yang mampu menghadapi rintik hujan,,
Karna ku tak rela bila cintaku hilang dan jatuh ke orang yang salah,,
Aku ingin mencintaimu dengan segala ke egoisanku,,
Karena cintaku tak sesederhana hujan yang melenyapkan awan,,

THE END
Itu tadi postingan cerita kali ini semoga menghibur, kalu ada krikik dan saran silahkan aja bray,  gpa-pa,,,,,
Yang penting membangun ea,,..